<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ikhwahsalim's Blog</title>
	<atom:link href="http://ikhwahsalim.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Feb 2010 13:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ikhwahsalim.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ikhwahsalim's Blog</title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ikhwahsalim.wordpress.com/osd.xml" title="Ikhwahsalim&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ikhwahsalim.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Memadu kasih di hari Valentine . . .</title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/14/memadu-kasih-di-hari-valentine/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/14/memadu-kasih-di-hari-valentine/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 13:51:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Pada masa kini, hari raya ini berkembang bukan hanya para orang yang memadu kasih, tapi pada sahabat dan teman dekat. Namun mayoritas yang merayakannya adalah orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=94&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Pada masa kini, hari raya ini berkembang bukan hanya para orang yang memadu kasih, tapi pada sahabat dan teman dekat. Namun mayoritas yang merayakannya adalah orang yang sedang jatuh cinta. Ini pun dianut saat ini dan semakin meluas di kalangan muda-mudi di negeri ini. Ketika hari tersebut ada yang memberikan coklat kepada kekasihnya atau kado spesial lainnya.</p>
<p>Selaku umat Islam, tentu saja kita mesti menilik ulang perayaan tersebut. Ada beberapa tinjauan dalam perayaan tersebut yang bisa dikritisi. Di antaranya adalah tentang memadu kasih lewat pacaran dan hukum merayakan valentine serta memberikan hadiah ketika itu. Semoga Allah memberikan kemudahan bagi kami untuk membahasnya.</p>
<p>Meninjau Fenomena Memadu Kasih Lewat Pacaran</p>
<p>Sebagian orang menyangka bahwa jika seseorang ingin mengenal pasangannya mestilah lewat pacaran. Kami pun merasa aneh kenapa sampai dikatakan bahwa cara seperti ini adalah satu-satunya cara untuk mengenal pasangan. Saudaraku, jika kita telaah, bentuk pacaran pasti tidak lepas dari perkara-perkara berikut ini.</p>
<p>Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina</p>
<p>Yang namanya pacaran adalah jalan menuju zina dan itu nyata. Awalnya mungkin hanya melakukan pembicaraan lewat telepon, sms, atau chating. Namun lambat laut akan janjian kencan. Lalu lama kelamaan pun bisa terjerumus dalam hubungan yang melampaui batas layaknya suami istri. Begitu banyak anak-anak yang duduk di bangku sekolah yang mengalami semacam ini sebagaimana berbagai info yang mungkin pernah kita dengar di berbagai media. Maka benarlah, Allah Ta’ala mewanti-wanti kita agar jangan mendekati zina. Mendekati dengan berbagai jalan saja tidak dibolehkan, apalagi jika sampai berzina. Semoga kita bisa merenungkan ayat yang mulia,</p>
<p>وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا<br />
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’: 32). Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan, “Allah melarang mendekati zina. Oleh karenanya, sekedar mencium lawan jenis saja otomatis terlarang. Karena segala jalan menuju sesuatu yang haram, maka jalan tersebut juga menjadi haram. Itulah yang dimaksud dengan ayat ini.”[1] Selanjutnya, kami akan tunjukkan beberapa jalan menuju zina yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran.</p>
<p>Kedua:  Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan</p>
<p>Padahall Allah Ta’ala perintahkan dalam firman-Nya,</p>
<p>قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ<br />
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.” (QS. An Nur: 30). Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita yang bukan mahrom, maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya. Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan,</p>
<p>سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى.<br />
“Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku.”[2]</p>
<p>Ketiga: Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat)</p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p>أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ<br />
“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.”[3] Berdua-duaan (kholwat) yang terlarang di sini tidak mesti dengan berdua-duan di kesepian di satu tempat, namun bisa pula bentuknya lewat pesan singkat (sms), lewat kata-kata mesra via chating dan lainnya. Seperti ini termasuk semi kholwat yang juga terlarang karena bisa pula sebagai jalan menuju sesuatu yang terlarang (yaitu zina).</p>
<p>Keempat: Dalam pacaran, tangan pun ikut berzina</p>
<p>Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p>كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ</p>
<p>“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.”[4]</p>
<p>Inilah beberapa pelanggaran ketika dua pasangan memadu kasih lewat pacaran. Adakah bentuk pacaran yang selamat dari hal-hal di atas? Lantas dari sini, bagaimanakah mungkin pacaran dikatakan halal? Dan bagaimana mungkin dikatakan ada pacaran islami padahal pelanggaran-pelanggaran di atas pun ditemukan? Jika kita berani mengatakan ada pacaran Islami, maka seharusnya kita berani pula mengatakan ada zina islami, judi islami, arak islami, dan seterusnya.</p>
<p>Menikah, Solusi Terbaik untuk Memadu Kasih</p>
<p>Solusi terbaik bagi yang ingin memadu kasih adalah dengan menikah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,</p>
<p>« لَمْ نَرَ لِلْمُتَحَابَّيْنِ مِثْلَ النِّكَاحِ »<br />
“Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.”[5] </p>
<p>Inilah jalan yang terbaik bagi orang yang mampu menikah. Namun ingat, syaratnya adalah mampu yaitu telah mampu menafkahi keluarga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p>يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ<br />
“Wahai para pemuda[6], barangsiapa yang memiliki baa-ah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.”[7] Yang dimaksud baa-ah dalam hadits ini boleh jadi jima’ yaitu mampu berhubungan badan. Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud baa-ah adalah telah mampu memberi nafkah. Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullahh mengatakan bahwa kedua makna tadi kembali pada makna kemampuan memberi nafkah.[8] Itulah yang lebih tepat.</p>
<p>Inilah solusi terbaik untuk orang yang akan memadu kasih. Bukan malah lewat jalan yang haram dan salah. Ingatlah, bahwa kerinduan pada si dia yang diidam-idamkan adalah penyakit. Obatnya tentu saja bukanlah ditambah dengan penyakit lagi. Obatnya adalah dengan menikah jika mampu. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya obat bagi orang yang saling mencintai adalah dengan menyatunya dua insan tersebut dalam jenjang pernikahan.”[9]</p>
<p>Obat Bagi Yang Dimabuk Cinta</p>
<p>Berikut adalah beberapa obat bagi orang yang dimabuk cinta namun belum sanggup untuk menikah.</p>
<p>Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah.</p>
<p>Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah, maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Sungguh, jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya, melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya.”[10]</p>
<p>Kedua: Banyak memohon pada Allah</p>
<p>Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo’a, merasakan kebutuhannya pada Allah, niscaya Allah akan mengabulkan do’anya. Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana, sedih dan sengsara. Ingatlah, Allah Ta’ala berfirman,</p>
<p>وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ<br />
“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al Mu’min: 60)</p>
<p>Ketiga: Rajin memenej pandangan</p>
<p>Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. Lihatlah surat An Nur ayat 30 yang telah kami sebutkan sebelumnya. Mujahid mengatakan, “Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah akan menumbuhkan rasa cinta pada Allah.”[11]</p>
<p>Keempat: Lebih giat menyibukkan diri</p>
<p>Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Ibnul Qayyim pernah menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi’i. Ia berkata, “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).”[12]</p>
<p>Kelima: Menjauhi musik dan film percintaan</p>
<p>Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hati. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina.</p>
<p>Ibnu Mas’ud mengatakan, “Nyanyian dapat menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air dapat menumbuhkan sayuran.”  Fudhail bin ‘Iyadh mengatakan, “Nyanyian adalah mantera-mantera zina.” Adh Dhohak mengatakan, “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah.”[13]</p>
<p>Kasih Sayang di Hari Valentine</p>
<p>Saling memberi kado, saling memberi coklat dan hadiah, fenomena semacam inilah yang akan kita saksikan pada hari Valentine (14 Februari) dan hari ini pun disebut dengan hari kasih sayang. Jika ini didasari pada memadu kasih dengan pacaran, sudah kami jabarkan kekeliruannya di atas. Jika ini adalah kasih sayang secara umum, maka di antara kerusakan yang dilakukan adalah tasyabuh atau mengikuti budaya orang barat (orang kafir).</p>
<p>Mungkin sebagian kaum muslimin tidak mengetahui bahwa sebenarnya perayaan ini berasal dari budaya barat untuk mengenang pendeta (santo) Valentinus. Paus Gelasius I menetapkan tanggal 14 Februari sebagai hari peringatan santo Valentinus. Kenapa tanggal 14 Februari bisa dihubungkan dengan santo Valentinus? Ada yang menceritakan bahwa sore hari sebelum santo Valentinus akan gugur sebagai martir (mati karena memperjuangkan cinta), ia menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis “Dari Valentinusmu“. Pada kebanyakan versi menyatakan bahwa 14 Februari dihubungkan dengan kegugurannya sebagai martir.[14]</p>
<p>Dari sini menunjukkan bahwa perayaan Valentine bukan perayaan kaum muslimin, namun termasuk perayaan barat. Perayaan ini pun dimaksudkan untuk mengenang tokoh orang kafir yaitu santo Valentinus. Sehingga kerusakannya yang terlihat jelas adalah tasyabuh (meniru-niru) orang kafir.</p>
<p>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam secara tegas telah melarang kita meniru-niru orang kafir (tasyabbuh). Beliau bersabda,</p>
<p>مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ<br />
”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”[15] Menyerupai orang kafir (tasyabbuh) ini terjadi dalam hal  perayaan, penampilan dan kebiasaan yang menjadi ciri khas mereka. Tasyabbuh di sini diharamkan berdasarkan dalil Al Qur’an, As Sunnah dan kesepakatan para ulama (ijma’).[16]</p>
<p>Perayaan ini adalah acara ritual agama lain. Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta, asalnya adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan seseorang terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka. Sehingga dari sisi inilah pemberian hadiah valentine menjadi terlarang.</p>
<p>Peringatan dari Komisi Fatwa di Saudi Arabia</p>
<p>Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Tetap Riset Ilmiyyah dan Fatwa, Saudi Arabia) telah menanggapi pertanyaan seputar ‘Idul Hubb (perayaan Hari Valentine). Para ulama yang duduk di sana menjawab, “Perayaan hari Valentine termasuk perayaan yang dikategorikan tasyabuh (meniru-niru) orang kafir dan termasuk salah satu hari besar dari kaum paganis Kristen. Karenanya, diharamkan bagi siapapun dari kaum muslimin, yang dia mengaku beriman kepada Allah dan Hari Akhir, untuk mengambil bagian di dalamnya, termasuk memberi ucapan selamat (kepada seseorang pada saat itu). Sebaliknya, wajib baginya untuk menjauhi perayaan tersebut sebagai bentuk ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya, dan menjaga jarak dirinya dari kemarahan Allah dan hukuman-Nya.</p>
<p>Begitu pula seorang muslim diharamkan untuk membantu dalam perayaan ini, atau perayaan lainya yang terlarang, baik membantu dengan makanan, minuman, jual, beli, produksi, ucapan terima kasih, surat-menyurat, pengumuman, dan lain lain. Semua ini termasuk bentuk tolong-menolong dalam dosa dan pelanggaran, serta termasuk maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman,</p>
<p>وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُواْ عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ<br />
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (QS. Al Maidah: 2).”[17] Demikian cuplikan dari fatwa Al Lajnah Ad Daimah.</p>
<p>Oleh karenanya, tidaklah pantas jika kaum muslimin ikut serta dalam perayaan ini baik dengan mengucapkan selamat Valentine lewat surat maupun lainnya, memberi hadiah dan coklat, serta mendukung dengan menjual berbagai hadiah untuk perayaan tersebut.</p>
<p>Semoga Allah memberi taufik dan memperbaiki keadaan kaum muslimin.</p>
<p>Diselesaikan berkat nikmat Allah di Panggang-Gunung Kidul, 24 Shofar 1431 H</p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>Artikel www.muslim.or.id</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
[1] Fathul Qodir, Asy Syaukani, 4/300, Mawqi’ At Tafaasir.</p>
<p>[2] HR. Muslim no. 5770</p>
<p>[3] HR. Ahmad no. 15734. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi (shahih dilihat dari jalur lainnya).</p>
<p>[4] HR. Muslim no. 6925.</p>
<p>[5] HR. Ibnu Majah no. 1847. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Lihat Ash Shahihah no. 624.</p>
<p>[6] Yang dimaksud dengan syabab (pemuda) di sini adalah siapa saja yang belum mencapai usia 30 tahun. Inilah pendapat ulama-ulama Syafi’iyah. (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, Yahya bin Syarf An Nawawi, 9/173, Dar Ihya’ At Turots, cetakan kedua, 1392 H)</p>
<p>[7] HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400.</p>
<p>[8] Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 9/173.</p>
<p>[9] Rodhotul Muhibbin, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, hal. 212, Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah Beirut, tahun 1412 H.</p>
<p>[10] Majmu’ Al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, 10/187, Darul Wafa’, cetakan ketiga, 1426 H.</p>
<p>[11] Majmu’ Al Fatawa, 15/394.</p>
<p>[12] Al Jawabul Kafi, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, hal. 109, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah</p>
<p>[13] Lihat Talbis Iblis, Ibnul Jauzi, hal. 289, Darul Kutub Al ‘Arobi, cetakan pertama, tahun 1405 H.</p>
<p>[14] Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Valentine</p>
<p>[15] HR. Ahmad dan Abu Daud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ (1/269) mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269.</p>
<p>[16] Lihat penukilan ijma’ (kesepakatan ulama) yang disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Iqtidho’ Ash Shirotil Mustaqim, 1/363, Wazarotu Asy Syu-un Al Islamiyah, cetakan ketujuh, tahun 1417 H.</p>
<p>[17] Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts ‘Ilmiyyah wa Ifta’, no. 21203, 2/263-264, Mawqi’ Al Ifta’. Yang menandatangani fatwa tersebut: Syaikh ‘Abdul Aziz bin ‘Abdillah Alusy Syaikh selaku ketua; Syaikh ‘Abdullah bin Ghodyan, Syaikh Sholih Al Fauzan dan Syaikh Bark Abu Zaid selaku anggota. Silakan lihat pada link berikut: http://alifta.net/Fatawa/FatawaChapters.aspx?View=Page&amp;PageID=186&amp;PageNo=1&amp;BookID=12</p>
<p>Dikutip dari:</p>
<p>http://muslim.or.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=94&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/14/memadu-kasih-di-hari-valentine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Amazing . . .</title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/13/amazing/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/13/amazing/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 03:15:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/13/amazing/</guid>
		<description><![CDATA[Kemaren tanggal 12 Februari 2010 almost 06.50 am I don&#8217;t know exactly, I&#8217;ve got a big dunk shock, , , Yeah, it&#8217;s alike dream come true but something worst. In safety riding but unlucky situation can&#8217;t be avoid, and last it&#8217;s happened again. Hemmm&#8230;.. what a big terrible situation. I just felt that a miracle [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=89&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemaren tanggal 12 Februari 2010 almost 06.50 am I don&#8217;t know exactly, I&#8217;ve got a big dunk shock, , , Yeah, it&#8217;s alike dream come true but something worst.<br />
In safety riding but unlucky situation can&#8217;t be avoid, and last it&#8217;s happened again. Hemmm&#8230;.. what a big terrible situation. I just felt that a miracle just closer enough to me, I just didn&#8217;t know what had to do at the moment. Just Subhanallah . . . . The Lord Amazing had been help me again , , , I know The Lord still wants me save and became a good person . . .<br />
I wish like that everyday</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=89&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/13/amazing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asaku</title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/07/asaku/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/07/asaku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 18:35:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/07/asaku/</guid>
		<description><![CDATA[“Akh bisa minta bantuannya&#8230;&#8230;nggak?? Akh kenapa sich……?? Entah apa maksudnya……” Aduh&#8230; kata-kata ini yang sebenarnya dah lama aku tunggu-tunggu. Dan akhirnya muncul juga. Iya, sekarang ini semua sedang kugali lagi kesempatan itu. Mungkinkah semuanya bisa berjalan lancar sesuai harapan dan impian? Terlalu sulit untuk melupakan semuanya. Ku sadar semuanya masih seperti bayang-bayang kabut, semoga akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=84&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Akh bisa minta bantuannya&#8230;&#8230;nggak?? Akh kenapa sich……??<br />
Entah apa maksudnya……”<br />
Aduh&#8230; kata-kata ini yang sebenarnya dah lama aku tunggu-tunggu. Dan akhirnya muncul juga. Iya, sekarang ini semua sedang kugali lagi kesempatan itu. Mungkinkah semuanya bisa berjalan lancar sesuai harapan dan impian? Terlalu sulit untuk melupakan semuanya. Ku sadar semuanya masih seperti bayang-bayang kabut, semoga akan seperti pagi yang cerah karena akan terang seterang sinar mentari pagi yang kian meninggi dan kabut pun menghilang. Semakin meninggi dan meninggi.<br />
Walaupun pada akhirnya akan gelap lagi sesuai perputarannya. Namun, semoga satu hari yang cerah itu bermakna &#8211; semakna perjalanan hidupku yang tinggal sepnggal cerita</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=84&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/07/asaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Garis-garis dan garis semakin jelas</title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/01/garis-garis-dan-garis-semakin-jelas/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/01/garis-garis-dan-garis-semakin-jelas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 09:18:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/01/garis-garis-dan-garis-semakin-jelas/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini transfer ilmu lagi. Tak kasih gambar geometri tp pada tidak teliti so akhirnya banyak yang keliru. Memang tantangan untuk bisa mengendalikan orang pa lagi kalau kurang berbobot. Trus metode apalagi yang musti kucari . . . berpikir keras lagi . . . kok lumayan susah . . . Dulu aku juga seperti ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=83&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini transfer ilmu lagi. Tak kasih gambar geometri tp pada tidak teliti so akhirnya banyak yang keliru.<br />
Memang tantangan untuk bisa mengendalikan orang pa lagi kalau kurang berbobot.<br />
Trus metode apalagi yang musti kucari . . . berpikir keras lagi . . . kok lumayan susah . . . Dulu aku juga seperti ini tapi selang beberapa waktu kemudian rasanya kok gampang ya . . . Apa penyebabnya ya ???</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=83&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/02/01/garis-garis-dan-garis-semakin-jelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hal Baru</title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/31/hal-baru/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/31/hal-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 21:11:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hari keceriaanmu menemani aku, tangismu yang manja memecah kesunyian rumah ini. Entah karena lama diri ini merindukan suara-suarau itu, dan terimakasih ya Rabb Engkau telah memberikan kesempatan untuk berlatih dan merasakan sesuatu yang baru yang dahulu pernah membuatku selalu bertanya. Apakah aku bisa bergaul dengan anak kecil?? Sering aku mengeluh &#8220;kenapa aku seperti ini&#8230;.&#8221;, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=80&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap hari keceriaanmu menemani aku, tangismu yang manja memecah kesunyian rumah ini. Entah karena lama diri ini merindukan suara-suarau itu, dan terimakasih ya Rabb Engkau telah memberikan kesempatan untuk berlatih dan merasakan sesuatu yang baru yang dahulu pernah membuatku selalu bertanya. Apakah aku bisa bergaul dengan anak kecil??<br />
Sering aku mengeluh &#8220;kenapa aku seperti ini&#8230;.&#8221;, &#8220;tidak bisa melucu di depan anak kecil&#8230;.&#8221;, &#8220;beban apa yang membuatku menjadi paranoid&#8230;.seperti ini?&#8221;. Tetapi sekarang engkau membuka mataku lebar-lebar bahwa sekat kekakuan harus segera di patahkan &#8211; kulunturkan semua !<br />
Betapa sebenarnya menyenangkan sebenarnya mencandai anak kecil &#8211; menyayangi mereka &#8211; mengasihi mereka. Jadi kadang terpikir, memang semua butuh proses untuk latihan &#8211; bukan karena keterpaksaan atau kebutuhan mendesak.<br />
Ya Allah, Engkau telah memberikan ilmu lagi kepada hamba, Engkau menunjukkan kembali keagungan Mu melalui karya penciptaan Mu. Ku harap semua kelemahan-kelemahan itu bakal terurai sedikit demi sedikit. Yang selama ini membelenggu diri untuk mengembangkan potensiku.<br />
Hidupku memang harus terus digali &#8211; harus selalu menempa diri &#8211; terus berekspresi mencapai jati diri&#8230;dan itu  ku hanya bergantung pada Mu dan potensi yang ada padaku harus kukembangkan.<br />
Allahu&#8217;alam bishshowab&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=80&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/31/hal-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kerutinan</title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/31/kerutinan/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/31/kerutinan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 13:53:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/31/kerutinan/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah beberapa waktu lamanya Allah telah memberikan kesempatan tuk selalu bisa bercakap denganNya di kala tengah malam yang sunyi. Memang terasa nikmat ber-&#8221;khalwat&#8221; dengan Nya, serasa mesra aja diri ini. Membuat hati terasa ketagihan terus&#8230;.semoga dapat berlanjut sampai kapan pun tiada henti&#8230;.aku cinta selalu merindukan Mu ya Rabb&#8230;.karena aku membutuhkan Mu !! Aku tidak bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=79&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah beberapa waktu lamanya Allah telah memberikan kesempatan tuk selalu bisa bercakap denganNya di kala tengah malam yang sunyi.<br />
Memang terasa nikmat ber-&#8221;khalwat&#8221; dengan Nya, serasa mesra aja diri ini. Membuat hati terasa ketagihan terus&#8230;.semoga dapat berlanjut sampai kapan pun tiada henti&#8230;.aku cinta selalu merindukan Mu ya Rabb&#8230;.karena aku membutuhkan Mu !!<br />
Aku tidak bisa berdiri tegak tanpa bimbingan Mu, aku tidak bisa berpikir jernih tanpa kusebut nama Mu yang indah itu, selalu aku paksa agar diri ini ketergantungan dengan Mu&#8230;. karena banyak pihak laen yang iri ketika aku bermesaraan dengan Mu dan mencoba untuk memisahkan kemesraan kita&#8230;. Whah&#8230;gak bakalan lah aku jatuh cinta sama yang laen melebihi sayang dan cintaku sama Dia&#8230; Maaf ya&#8230; untuk yang laen engkau kujadikan nomer sekian dan sekian &#8230;.<br />
He&#8230;he&#8230; salam damai dan bahagia selalu&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=79&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/31/kerutinan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kekuatan Do&#8217;a</title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/25/kekuatan-doa/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/25/kekuatan-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 20:33:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Orang berilmu sering bilang jangan lupa untuk ikhtiar dan diikuti dengan do&#8217;a, so pasti usahamu bakalan berarti, selain itu juga untuk tetep tawakal kepada Alloh. Memang hidup tidak ada yang tahu, mana awal dan akhirnya. Setiap kondisi merupakan misteri bagi manusia dan sebaliknya bukti keagungan Allah yang Maha Kuasa. Aku tahu &#8211; merasakan bahwa Ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=76&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Orang berilmu sering bilang jangan lupa untuk ikhtiar dan diikuti dengan do&#8217;a, so pasti usahamu bakalan berarti, selain itu juga untuk tetep tawakal kepada Alloh.<br />
Memang hidup tidak ada yang tahu, mana awal dan akhirnya. Setiap kondisi merupakan misteri bagi manusia dan sebaliknya bukti keagungan Allah yang Maha Kuasa.<br />
Aku tahu &#8211; merasakan bahwa Ia menghendaki agar diri ini jadi salah satu hambaNya yg baik&#8230;.dengan banyak hal Ia menunjukkan bahasa Nya&#8230;.yg sulit aku cerna&#8230;tapi itulah salah satu ilmu untuk ber-KHUSNUDZON sama Sang Khaliq&#8230;semua tidak ada yang terlepas dari perhatianNya-ilmuNya meliputi seluruh langit dan bumi dan semua yang berada di antaranya, baik yang nyata maupun yang ghaib.<br />
Ya&#8230;Rabb, Engkau telah banyak memberiku kenikmatan hidup&#8230;.jadikan aku hamba Mu yang pandai bersyukur &#8211; hamba yang beruntung &#8211; hamba yang menang dan siap di segala kondisi hidup di dunia ini.<br />
Selamatkan juga hamba dari fitnah dunia terlebih fitnah di akhirat.<br />
Kasihani hamba ya Allah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=76&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/25/kekuatan-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Weeks For Exciting Experience</title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/17/weeks-for-exciting-experience/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/17/weeks-for-exciting-experience/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 00:30:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa saat lalu pengalaman pertama yang membuat hatiku mekar sekaligus menutup kembali. Entah kapan pintu ini bisa membuka lagi. Butuh waktu lama untuk cures rasa sakit ini. Memang kalo suka main hati resiko terbesarnya adalah sakit hati&#8230;.baru tahu rasa. Wuaaaaaaaaaahhhhhh&#8230;. sakitnya minta ampun, mendhingan fisik yang krasa sakit. Tapi nasi sudah jadi bubur orang tua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=71&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa saat lalu pengalaman pertama yang membuat hatiku mekar sekaligus menutup kembali. Entah kapan pintu ini bisa membuka lagi. Butuh waktu lama untuk <em>cures</em> rasa sakit ini.</p>
<p>Memang kalo suka main hati resiko terbesarnya adalah sakit hati&#8230;.baru tahu rasa. Wuaaaaaaaaaahhhhhh&#8230;. sakitnya minta ampun, mendhingan fisik yang krasa sakit. Tapi nasi sudah jadi bubur orang tua bilang <em>wis lacut</em> apa mau dikata, sesuatu harapan yang tlah lama aku tunggu berakhir seperti ini&#8230;.</p>
<p>Ya Tuhan-Allah tegukan semangatku kembali&#8230;.jangan Engkau biarkan keterpurukan berkepanjangan menimpaku. Hanya kepada Mu aku memohon kesembuhan dari rasa sakit ini&#8230;.sungguh tidak pernah terbayangkan kalo akhirnya akan seperti ini. Tapi aku yakin akan pengganti yang lebih baik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=71&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2010/01/17/weeks-for-exciting-experience/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2009/12/27/67/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2009/12/27/67/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 15:33:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Curahan Hati dan Pikiran Banyak hal yang tidak kita ketahui di balik semua peristiwa di dunia. Hidup &#8230;. itulah hidup &#8230;. semua berjalan sesuai kaidah Sang Pencipta &#8230;. rasional maupun irrasional. Manusia sekedar merencana kemudian menjalankan sebatas kemampuan dan potensi yang dimilikinya. Sedangkan soal hasil semua tergantung pada Nya. Kecil &#8211; besar, sukses &#8211; gagal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=67&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Curahan Hati dan Pikiran</p>
<p>Banyak hal yang tidak kita ketahui di balik semua peristiwa di dunia. Hidup &#8230;. itulah hidup &#8230;. semua berjalan sesuai kaidah Sang Pencipta &#8230;. rasional maupun irrasional. Manusia sekedar merencana kemudian menjalankan sebatas kemampuan dan potensi yang dimilikinya. Sedangkan soal hasil semua tergantung pada Nya. Kecil &#8211; besar, sukses &#8211; gagal , menurut logika manusia belum tentu sesuai dengan ketentuan apa yang dikehendaki Sang Penentu.<br />
Merupakan hak prerogatif Sang Khalik untuk memutuskan semua keberhasilan &#8211; kegagalan (menurut ukuran logika) dari usaha dan ikhtiar manusia, karena kegagalan/ keberhasilan menurut ukuran manusia belum tentu itu bernilai baik/ buruk dari ketentuan yang digariskan Nya. Bisa jadi baik menurut kita belum tentu itu baik menurut Dia atau sebaliknya buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Dia. Semua ada hikmahnya. Dan hanya orang-orang yang peka saja yang diberi kemampuan mengambil hikmah dari suatu kejadian. Dan Allah memberikan tentu hanya kepada makhluk yang pantas diberi amanah kemampuan untuk itu. Soal status sosial tidak termasuk dalam syarat dan ketentuan itu. Banyak orang yang dianggap remeh justru oleh Nya diberi kemampuan untuk itu. Banyak orang yang dianggap tinggi menurut penilaian manusia tapi tidak diberi kemampuan untuk itu.<br />
Fokus &#8230; dan fokus dalam membaca tanda-tanda, terbuka terhadap setiap situasi &#8211; kondisi, berpikiran positif dalam setiap tindakan, terus berpegang teguh pada batasan-batasan yang sudah dipedomani, dan yang tidak kalah pentingnya adalah apakah niatan awal dari semua tindakan yang akan kita lakukan. Itu lah bobot yang akan kita peroleh nantinya,,,,<em>goal </em>pasti tidak jauh dari niat awal yang telah ditetapkan.</p>
<p><em>Itulah penilaian penulis &#8230; subjektif / objektif tidak ada niatan untuk berdebat tentang hal ini, kalau mencocoki silahkan diambil kalau tidak sesuai silahkan diluruskan sendiri.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=67&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2009/12/27/67/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2009/12/22/64/</link>
		<comments>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2009/12/22/64/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 22:45:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwahsalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwahsalim.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[13 HAL YG DISUKAI PRIA SHOLEH DARI WANITA YG SHOLEHAH Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya. Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika diluapkan sesuai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=64&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=244758291487">13 HAL YG DISUKAI PRIA SHOLEH DARI WANITA YG SHOLEHAH</a></p>
<p>Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya.<br />
Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika diluapkan sesuai dengan bingkai nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke jurang kenistaan bila diumbar demi kesenangan semata dan dikendalikan nafsu liar. Islam sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu energi yang bisa melanggengkan hubungan seorang pria dan wanita dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang pria shalih tidak asal dapat dalam memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya.<br />
Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri.<br />
Setidak-tidaknya seperti di bawah ini.</p>
<p>1. Karena akidahnya yang Shahih<br />
Keluarga adalah salah satu benteng akidah. Sebagai benteng akidah, keluarga harus benar-benar kokoh dan tidak bisa ditembus. Jika rapuh, maka rusaklah segala-galanya dan seluruh anggota keluarga tidak mungkin selamat dunia-akhirat. Dan faktor penting yang bisa membantu seorang lelaki menjaga kekokohan benteng rumah tangganya adalah istri shalihah yang berakidah shahih serta paham betul akan peran dan fungsinya sebagai madrasah bagi calon pemimpin umat generasi mendatang.<br />
Allah menekankah hal ini dalam firmanNya, “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (Al-Baqarah: 221)</p>
<p>2. Karena paham agama dan mengamalkannya<br />
Ada banyak hal yang membuat seorang lelaki mencintai wanita. Ada yang karena kemolekannya semata. Ada juga karena status sosialnya. Tidak sedikit lelaki menikahi wanita karena wanita itu kaya. Tapi, kata Rasulullah yang beruntung adalah lelaki yang mendapatkan wanita yang faqih dalam urusan agamanya. Itulah wanita dambaan lelaki shalih.<br />
Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya,<br />
keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, ambillah wanita yang memiliki agama (wanita shalihah), kamu akan beruntung.” (Bukhari dan Muslim)<br />
Rasulullah saw. juga menegaskan, “Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita yang shalihah.” (Muslim, Ibnu Majah, dan Nasa’i).<br />
Jadi, hanya lelaki yang tidak berakal yang tidak mencintai wanita shalihah.</p>
<p>3. Dari keturunan yang baik<br />
Rasulullah saw. mewanti-wanti kaum lelaki yang shalih untuk tidak asal menikahi wanita. “Jauhilah rumput hijau sampah!” Mereka bertanya, “Apakah rumput hijau sampah itu, ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Wanita yang baik tetapi tinggal di tempat yang buruk.” (Daruquthni, Askari, dan Ibnu ‘Adi)<br />
Karena itu Rasulullah saw. memberi tuntunan kepada kaum lelaki yang beriman untuk selektif dalam mencari istri.<br />
Bukan saja harus mencari wanita yang tinggal di tempat yang baik, tapi juga yang punya paman dan saudarasaudara<br />
yang baik kualitasnya. “Pilihlah yang terbaik untuk nutfah-nutfah kalian, dan nikahilah orang-orang yang<br />
sepadan (wanita-wanita) dan nikahilah (wanita-wanitamu) kepada mereka (laki-laki yang sepadan),” kata<br />
Rasulullah. (Ibnu Majah, Daruquthni, Hakim, dan Baihaqi).<br />
“Carilah tempat-tempat yang cukup baik untuk benih kamu, karena seorang lelaki itu mungkin menyerupai pamanpamannya,”<br />
begitu perintah Rasulullah saw. lagi. “Nikahilah di dalam “kamar” yang shalih, karena perangai orang<br />
tua (keturunan) itu menurun kepada anak.” (Ibnu ‘Adi)<br />
Karena itu, Utsman bin Abi Al-’Ash Ats-Tsaqafi menasihati anak-anaknya agar memilih benih yang baik dan menghindari keturunan yang jelek. “Wahai anakku, orang menikah itu laksana orang menanam. Karena itu, hendaklah seseorang melihat dulu tempat penanamannya. Keturunan yang jelek itu jarang sekali melahirkan (anak), maka pilihlah yang baik meskipun agak lama.”</p>
<p>4. Masih gadis<br />
Siapapun tahu, gadis yang belum pernah dinikahi masih punya sifat-sifat alami seorang wanita. Penuh rasa malu, manis dalam berbahasa dan bertutur, manja, takut berbuat khianat, dan tidak pernah ada ikatan perasaan dalam hatinya. Cinta dari seorang gadis lebih murni karena tidak pernah dibagi dengan orang lain, kecuali suaminya.<br />
Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan menikah dengan gadis. “Hendaklah kalian menikah dengan gadis, karena mereka lebih manis tutur katanya, lebih mudah mempunyai keturunan, lebih sedikit kamarnya dan lebih mudah menerima yang sedikit,” begitu sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi.<br />
Tentang hal ini A’isyah pernah menanyakan langsung ke Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika engkau turun di sebuah lembah lalu pada lembah itu ada pohon yang belum pernah digembalai, dan ada pula pohon yang sudah pernah digembalai; di manakah engkau akan menggembalakan untamu?” Nabi menjawab, “Pada yang belum pernah digembalai.” Lalu A’isyah berkata, “Itulah aku.”<br />
Menikahi gadis perawan akan melahirkan cinta yang kuat dan mengukuhkan pertahanan dan kesucian. Namun, dalam kondisi tertentu menikahi janda kadang lebih baik daripada menikahi seorang gadis. Ini terjadi pada kasus seorang sahabat bernama Jabir.<br />
Rasulullah saw. sepulang dari Perang Dzat al-Riqa bertanya Jabir, “Ya Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Jabir menjawab, “Sudah, ya Rasulullah.” Beliau bertanya, “Janda atau perawan?” Jabir menjawab, “Janda.” Beliau bersabda, “Kenapa tidak gadis yang engkau dapat saling mesra bersamanya?” Jabir menjawab, “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah gugur di medan Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan. Karena itu aku menikahi wanita yang dapat mengurus mereka.” Nabi bersabda, “Engkau benar, insya Allah.”</p>
<p>5. Sehat jasmani dan penyayang<br />
Sahabat Ma’qal bin Yasar berkata, “Seorang lelaki datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, “Sesungguhnya aku mendapati seorang wanita yang baik dan cantik, namun ia tidak bisa melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?” Beliau menjawab, “Jangan.” Selanjutnya ia pun menghadap Nabi saw. untuk kedua kalinya, dan ternyata Nabi saw. tetap mencegahnya. Kemudian ia pun datang untuk ketiga kalinya, lalu Nabi saw. bersabda, “Nikahilah wanita yang banyak anak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (Abu Dawud dan Nasa’i).<br />
Karena itu, Rasulullah menegaskan, “Nikahilah wanita-wanita yang subur dan penyayang. Karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya kalian dari umat lain.” (Abu Daud dan An-Nasa’i)</p>
<p>6. Berakhlak mulia<br />
Abu Hasan Al-Mawardi dalam Kitab Nasihat Al-Muluk mengutip perkataan Umar bin Khattab tentang memilih istri baik merupakan hak anak atas ayahnya, “Hak seorang anak yang pertama-tama adalah mendapatkan seorang ibu yang sesuai dengan pilihannya, memilih wanita yang akan melahirkannya. Yaitu seorang wanita yang mempunyai kecantikan, mulia, beragama, menjaga kesuciannya, pandai mengatur urusan rumah tangga, berakhlak mulia, mempunyai mentalitas yang baik dan sempurna serta mematuhi suaminya dalam segala keadaan.”</p>
<p>7. Lemah-lembut<br />
Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari A’isyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Wahai A’isyah, bersikap lemah lembutlah, karena sesungguhnya Allah itu jika menghendaki kebaikan kepada sebuah keluarga, maka Allah menunjukkan mereka kepada sifat lembah lembut ini.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah memasukkan sifat lemah lembut ke dalam diri mereka.”</p>
<p>8. Menyejukkan pandangan<br />
Rasulullah saw. bersabda, “Tidakkah mau aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dari seorang wanita? (Yaitu) wanita shalihah adalah wanita yang jika dilihat oleh suaminya menyenangkan, jika diperintah ia mentaatinya, dan jika suaminya meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.” (Abu daud dan An-Nasa’i)<br />
“Sesungguhnya sebaik-baik wanitamu adalah yang beranak, besar cintanya, pemegang rahasia, berjiwa tegar terhadap keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, menjaga diri terhadap lelaki lain, taat kepada ucapan dan perintah suaminya dan bila berdua dengan suami dia pasrahkan dirinya kepada kehendak suaminya serta tidak berlaku seolah seperti lelaki terhadap suaminya,” begitu kata Rasulullah saw. lagi.<br />
Maka tak heran jika Asma’ binti Kharijah mewasiatkan beberapa hal kepada putrinya yang hendak menikah. “Engkau akan keluar dari kehidupan yang di dalamnya tidak terdapat keturunan. Engkau akan pergi ke tempat tidur, di mana kami tidak mengenalinya dan teman yang belum tentu menyayangimu. Jadilah kamu seperti bumi bagi suamimu, maka ia laksana langit. Jadilah kamu seperti tanah yang datar baginya, maka ia akan menjadi penyangga bagimu. Jadilah kamu di hadapannya seperti budah perempuan, maka ia akan menjadi seorang hamba bagimu. Janganlah kamu menutupi diri darinya, akibatnya ia bisa melemparmu. Jangan pula kamu menjauhinya yang bisa mengakibatkan ia melupakanmu. Jika ia mendekat kepadamu, maka kamu harus lebih mengakrabinya. Jika ia menjauh, maka hendaklah kamu menjauh darinya. Janganlah kami menilainya kecuali dalam hal-hal yang baik saja. Dan janganlah kamu mendengarkannya kecuali kamu menyimak dengan baik dan jangan kamu melihatnya kecuali dengan pandangan yang menyejukan.”</p>
<p>9. Realistis dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajiban<br />
Salah satu sifat terpuji seorang wanita yang patut dicintai seorang lelaki shalih adalah qana’ah. Bukan saja qana’ah atas segala ketentuan yang Allah tetapkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga qana’ah dalam menerima pemberian suami. “Sebaik-baik istri adalah apabila diberi, dia bersyukur; dan bila tak diberi, dia bersabar. Engkau senang bisa memandangnya dan dia taat bila engkau menyuruhnya.” Karena itu tak heran jika acapkali melepas suaminya di depan pintu untuk pergi mencari rezeki, mereka berkata, “Jangan engkau mencari nafkah dari barang yang haram, karena kami masih sanggup menahan lapar, tapi kami tidak sanggup menahan panasnya api jahanam.”<br />
Kata Rasulullah, “Istri yang paling berkah adalah yang paling sedikit biayanya.” (Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi dari A’isyah r.a.)<br />
Tapi, “Para wanita mempunyai hak sebagaimana mereka mempunyai kewajiban menurut kepantasan dan<br />
kewajaran,” begitu firman Allah swt. di surah Al-Baqarah ayat 228. Pelayanan yang diberikan seorang istri sebanding dengan jaminan dan nafkah yang diberikan suaminya. Ini perintah Allah kepada para suami, “Berilah tempat tinggal bagi perempuan-perempuan seperti yang kau tempati. Jangan kamu sakiti mereka dengan maksud menekan.” (At-Thalaq: 6)</p>
<p>10. Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa<br />
Istri yang shalihah adalah harta simpanan yang sesungguhnya yang bisa kita jadikan tabungan di dunia dan akhirat. Iman Tirmidzi meriwayatkan bahwa sahabat Tsauban mengatakan, “Ketika turun ayat ‘walladzina yaknizuna… (orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak menafkahkannya di jalan Allah), kami sedang bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Lalu, sebagian dari sahabat berkata, “Ayat ini turun mengenai emas dan perak. Andaikan kami tahu ada harta yang lebih baik, tentu akan kami ambil”. Rasulullah saw. kemudian bersabda, “Yang lebih utama lagi adalah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur, dan istri shalihah yang akan membantu seorang mukmin untuk memelihara keimanannya.”</p>
<p>11. Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya<br />
Nailah binti Al-Fafishah Al-Kalbiyah adalah seorang gadis muda yang dinikahkan keluarganya dengan Utsman bin Affan yang berusia sekitar 80 tahun. Ketika itu Utsman bertanya, “Apakah kamu senang dengan ketuaanku ini?” “Saya adalah wanita yang menyukai lelaki dengan ketuaannya,” jawab Nailah. “Tapi ketuaanku ini terlalu renta.” Nailah menjawab, “Engkau telah habiskan masa mudamu bersama Rasulullah saw. dan itu lebih aku sukai dari segala-galanya.”</p>
<p>12. Pandai bersyukur kepada suami<br />
Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada suaminya, sedang ia sangat membutuhkannya.” (An-Nasa’i).</p>
<p>13. Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat<br />
Siapa yang tidak suka dengan wanita bijak seperti Ummu Salamah? Setelah Perjanjian Hudhaibiyah<br />
ditandatangani, Rasulullah saw. memerintahkan para sahabat untuk bertahallul, menyembelih kambing, dan bercukur, lalu menyiapkan onta untuk kembali pulang ke Madinah. Tetapi, para sabahat tidak merespon perintah itu karena kecewa dengan isi perjanjian yang sepertinya merugikan pihak kaum muslimin. Rasulullah saw. menemui Ummu Salamah dan berkata, “Orang Islam telah rusak, wahai Ummu Salamah. Aku memerintahkan mereka, tetapi mereka tidak mau mengikuti.” Dengan kecerdasan dalam menganalisis kejadian, Ummu Salamah mengungkapkan pendapatnya dengan fasih dan bijak, “Ya Rasulullah, di hadapan mereka Rasul merupakan contoh dan teladan yang baik. Keluarlah Rasul,<br />
temui mereka, sembelihlah kambing, dan bercukurlah. Aku tidak ragu bahwa mereka akan mengikuti Rasul dan meniru apa yang Rasul kerjakan.”<br />
Subhanallah, Ummu Salamah benar. Rasulullah keluar, bercukur, menyembelih kambing, dan melepas baju ihram. Para sahabat meniru apa yang Rasulullah kerjakan. Inilah berkah dari wanita cerdas lagi bijak dalam menyampaikan pendapat. Wanita seperti inilah yang patut mendapat cinta dari seorang lelaki yang shalih.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwahsalim.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwahsalim.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwahsalim.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwahsalim.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwahsalim.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwahsalim.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwahsalim.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwahsalim.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwahsalim.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwahsalim.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwahsalim.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwahsalim.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwahsalim.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwahsalim.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwahsalim.wordpress.com&amp;blog=6230375&amp;post=64&amp;subd=ikhwahsalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwahsalim.wordpress.com/2009/12/22/64/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81c29b7958f8f9f636f3a87fe78820e8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwahsalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
